Daftar isi
Jakarta, ILLINI NEWS – Kolesterol tinggi menjadi biang keladi berbagai penyakit serius, beberapa di antaranya penyakit kardiovaskular dan stroke.
Kolesterol normalnya kurang dari 200 mg/dL. Jika lebih tinggi dari itu berarti Anda memiliki kolesterol tinggi.
Ada banyak cara untuk menurunkan kolesterol tinggi. Selain mengubah gaya hidup dan pola makan, Anda juga bisa mengonsumsi obat-obatan yang dianjurkan oleh dokter dan ahli herbal.
Melansir Healthline, berikut bahan obat alami penurun kolesterol. 1. Astragalus
Astragalus adalah ramuan yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan kadar kolesterol.
Tanaman ini memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi yang berguna dalam melawan infeksi dan mengurangi peradangan pada tubuh.
Penelitian terbatas menunjukkan bahwa astragalus memiliki beberapa manfaat bagi jantung. Namun, menurut Pusat Kesehatan Komplementer dan Integratif Nasional (NCCIH), tidak ada uji klinis pada manusia sama sekali. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk mempelajari bagaimana astragalus dapat mempengaruhi kadar kolesterol dan kesehatan jantung secara keseluruhan. 2. Sejenis semak
Hawthorn merupakan tanaman berduri milik keluarga mawar dan berasal dari bangsa Romawi. Hawthorn mengandung flavonoid yang disebut anthocyanidins dan proanthocyanidins, yang merupakan antioksidan kuat.
Jumlah proanthocyanidin dalam buah hawthorn membantu menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi timbunan plak di pembuluh darah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ramuan ini merupakan obat yang efektif untuk gagal jantung ringan. Namun, temuan penelitian ini bertentangan, NCCIH memperingatkan. Tidak ada cukup bukti ilmiah untuk mengetahui apakah hawthorn efektif dalam mengobati kondisi jantung lainnya. 3. Biji rami
Biji rami berasal dari tanaman rami. Baik biji rami maupun minyak biji rami mengandung asam alfa-linolenat (ALA) tingkat tinggi. Ini adalah asam lemak omega-3 yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
Menurut laporan NCCIH, penelitian tentang manfaat biji rami bagi kesehatan memberikan hasil yang beragam. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa olahan biji rami dapat membantu menurunkan kolesterol, terutama pada penderita kolesterol tinggi dan pada wanita pascamenopause. 4. Suplemen minyak ikan dengan asam lemak omega-3
Asam lemak omega-3 ditemukan pada ikan dan minyak ikan. Salmon, tuna, trout danau, herring, sarden, dan ikan berlemak lainnya merupakan sumber omega-3 yang baik.
Para ahli telah lama percaya bahwa asam lemak omega-3 pada ikan membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Nutrisi lain dalam ikan, atau kombinasi nutrisi tersebut dan asam lemak omega-3, dapat membantu melindungi jantung.
Mengonsumsi satu atau dua porsi ikan berminyak per minggu dapat menurunkan risiko serangan jantung.
Jika Anda menderita penyakit jantung, mengonsumsi suplemen asam lemak omega-3 atau mengonsumsi makanan lain yang kaya asam lemak omega-3 juga dapat membantu. Misalnya, kenari, minyak canola, dan kedelai merupakan sumber yang baik. 5. Bawang Putih
Bawang putih telah dikenal selama ribuan tahun sebagai obat alami dengan banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah kemampuannya dalam menurunkan kadar kolesterol.
Bawang putih bisa dimakan mentah atau dimasak. Bawang putih juga tersedia dalam bentuk suplemen, kapsul, atau tablet.
Menurut National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat membantu menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, dan memperlambat perkembangan aterosklerosis.
Namun, seperti banyak terapi alternatif, penelitian memberikan hasil yang beragam. Misalnya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi bawang putih selama 1 hingga 3 bulan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Namun, penelitian yang didanai NCCIH mengenai keamanan dan kemanjuran tiga olahan bawang putih tidak menemukan efek jangka panjang terhadap kolesterol darah. (hsi/hsi) Tonton video di bawah ini: Video: Parle Resto & Kafe, Tingkatkan Pengalaman Kuliner Indonesia Anda! Artikel selanjutnya Apakah Anda suka makan telur dan menaikkan kolesterol? Periksa fakta!