Jakarta, ILLINI NEWS – ILLINI NEWS, terutama di usus yang tumbuh atau rektum, termasuk kaum muda, kedokteran medis dan gaya hidup yang tidak sehat, di mana gaya hidup yang tidak sehat, usia muda mengungkapkan tingginya penyebab penyakit ini.
Meskipun Dr. Sulpiana mengatakan bahwa riwayat keluarga keluarga lebih tinggi daripada perkembangan kanker usus besar, timbulnya penyakit ini. Pada saat yang sama, juga diperhitungkan bahwa kanker ini memainkan peran utama dalam meningkatkan situasi.
“Kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan makan yang tidak seimbang, makanan serampangan dan tinggi yang rendah, yang pada usia muda merupakan risiko besar menggantikan kanker usus besar,” kata Selasa (01.01.2012)))))
Kanker usus besar sering berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal. Oleh karena itu, penting untuk mengenali beberapa tanda peringatan dini:
1. Perubahan sampel usus,
2. Kehadiran darah dalam mengamuk,
3. Nyeri atau kram perut panjang,
4. Untuk alasan apa pun, berat badan,
5. Kelelahan berlebihan.
Jika Anda menjalani gejala -gejala ini, Anda perlu memeriksa kanker segera untuk mengetahuinya lebih awal. Sebagai langkah yang cermat. Sebelum usia 40, Sulpiana merekomendasikan kolonoskopi untuk mereka yang memiliki riwayat medis kanker kastil atau sindrom usus yang teriritasi (IBR).
Teknologi kesehatan saat ini memfasilitasi gen Z untuk mengamati kesehatan dan mengenali risiko kanker. Sementara itu, Dr. mengurangi risiko kanker usus besar. Sulpiana, Beberapa langkah pencegahan termasuk beberapa langkah pencegahan:
1. Meningkatkan konsumsi serat dengan meningkatkan sayuran, buah -buahan dan biji -bijian,
2.
3
4. Lindungi keseimbangan makan dengan berfokus pada nutrisi harian.
“Kesehatan usus tergantung pada gaya hidup kita. Perubahan dalam contoh makan dan gaya hidup sehat dapat membantu mencegah kanker kolorektal pada usia dini,” katanya. (WUR / WUR) Lihat Video: Video: Produk Lokal Bangga, Busana Indonesia