JAKARTA, ILLINI NEWS – Belum ada indikasi iPhone 16 series akan resmi dijual di Indonesia. Padahal, sebulan lalu ponsel seri baru Apple diumumkan ke publik.
Jika kita menilik catatan masa lalu, biasanya daftar iPhone terbaru sudah tersedia di Indonesia satu bulan setelah diluncurkan. Menanggapi pertanyaan tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasmita menilai Apple tidak memenuhi persyaratan pemerintah.
Syaratnya adalah mengisi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). TKDN Apple telah habis masa berlakunya dan tidak akan diperpanjang.
Agus mengatakan pemerintah masih menunggu tambahan investasi dari Apple untuk membuka jalan perluasan sertifikasi TKDN.
Sejauh ini Apple baru berinvestasi Rp 1,48 juta. Agus mengatakan jumlah tersebut terbilang kecil dibandingkan produk yang dibawa Apple ke Indonesia.
Investasi Apple di pemerintah sebesar Rp 1,71. Artinya masih ada kekurangan sebesar Rp 240 miliar.
Agus mengatakan pada rapat kerja seluruh kementerian anggota: “Setelah mematuhi perjanjian ini, kami akan mengizinkan mereka untuk menjual iPhone 16. Ini semua didasarkan pada keadilan kepada investor yang melihat Indonesia menjanjikan lebih banyak investasi.” Panel Nasional Produktivitas Konsumen (P3DN), Selasa (8/10).
Selama ini investasi Apple di Indonesia berupa Apple Developer Academy. Masing-masing dilaporkan di BSD (Tangirang), Sedwarjo (Jawa Timur) dan Nongsa (Batam).
Saat CEO Apple Tim Cook berkunjung ke Indonesia, raksasa Cupertino itu mengumumkan akan mendirikan sekolah pengembangan Apple keempat di Bali.
Pemerintah meminta Apple membangun pabrik di RI
Menurut Agus, pemerintah berharap Apple tidak hanya membangun sekolah tersebut sebagai investasi di Indonesia. Pemerintah mendorong Apple untuk membangun pabrik atau pusat penelitian.
“Apple jangan hanya membangun sekolah, jangan hanya membangun sekolah karena Indonesia mampu membangun sekolah, tapi kita dorong Apple untuk membangun RnD di Indonesia,” kata Agus. kata Agus.
Jika memenuhi syarat tersebut, Apple akan mendapat 40% dari nilai TKDN. Jadi, iPhone 16 dan produk jaringan seluler Apple bisa masuk ke pasar Indonesia.
Apple meminta lebih banyak insentif pajak
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Ari Setiyadi mengatakan Apple sangat berminat membuka pabrik di Indonesia.
Ia mengatakan permintaan Apple di Indonesia adalah mendapatkan pajak seperti yang mereka terima di Vietnam.
Di Vietnam, Apple mendapat pembebasan pajak selama 50 tahun. Permintaan ini terlalu berat bagi pemerintah Indonesia.
Kata Budi saat ditemui Kamis (3/10) lalu di Menara Kadin Jakarta, “Tax holidaynya besar, permintaannya banyak. 50 tahun. [mirip Vietnam]
Jika usulan ini diterima pemerintah, dikhawatirkan perusahaan lain juga akan mengajukan permohonan. Budi pun menegaskan, Apple tidak mungkin membangun pabrik di Indonesia.
“Tidak mungkin,” kata Bodhi. .