Jakarta, ILLINI NEWS -Deputy Perdana Menteri -Katu -Kepemilikan (BAMM) Kartika Werzotmodzo mengkonfirmasi bahwa rencana bisnis untuk catu daya Indonesia (Ratuptl) akan menjadi tahun 2021.
Orang yang dikenal sebagai Tiko telah mengungkapkan bahwa partainya akan bertemu dengan Kementerian Energi dan Mineral Sumber Daya (ESDM) dan Kementerian Keuangan (Kementerian Keuangan) akan mengadakan pertemuan terakhir tentang reformasi RUTTL saat ini.
“Jadi, untuk terakhir kalinya kami membahas beberapa TEW 2024-2034 yang saat ini sedang disetujui. Kemudian, rencana dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Pak Bahlil akan menjadi pertemuan terakhir dengan Menteri Keuangan dan awal pusat tengah untuk tengah tengah 27/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7/7 TENGAH tengah/7/7/7 Tengah Tengah dari tengah pusat Center/27/7/7/7/7 Tengah dari tengah pusat Centre/27/7/7/7/7/Tengah dari tengah pusat/27/7/7/7/17
Dalam retak, campuran energi baru dan terbarukan (EBT) akan mendominasi atau sekitar 71 GHz Wat (GW). Campuran EBT juga akan didukung oleh pembangunan jaringan infeksi pintar atau jaringan yang menghubungkan listrik di sepanjang Sumatra-Java dan Kalimantan-Java.
“Sehingga kapasitas EBT dapat ditarik di Jawa di Sumatra di Kalimanta. Sehingga kemajuan dapat direncanakan setelah 10 tahun ke depan,” jelasnya.
Sebelumnya, Jisman P, Direktur Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Hutazulu mengatakan timnya bekerja dengan PTLN (Persero) bersama dengan RPTL 2021-2030303030 saat ini.
“Memang benar bahwa kami sedang mempersiapkan formulir baru, sekali lagi mendekati mendiskusikan pemerintah dan skema lagi. Jadi 10 tahun ke depan kami akan membuat 68 rendah hati, 47 GW terbarukan,” katanya dalam JCC, Rabu (11/20/2024) pada konferensi pers 2024.
Di sisi lain, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanzong juga mengatakan bahwa permintaan listrik di negara itu telah meningkat selama sepuluh tahun ke depan, terutama produktivitas industri, keluarga, kendaraan listrik.
“Kami melihat di ekosistem kendaraan listrik misalnya, di masa depan, permintaan akan meningkat dengan jelas, maka kegiatan keluarga akan meningkat dan industri juga akan meningkat lebih lanjut,” katanya.
(PGR/PGR) Tonton video di bawah ini: Video: beban elektronik PLN berkurang ketika artikel berikutnya Bahlil Eid lebih lanjut 10 tahun 60% 60% 60% dari panggilan sumber listrik RI Panggilan Hijau Daya Hijau