Jakarta, ILLINI NEWS – Indonesia telah menyatakan keinginannya untuk berpartisipasi sebagai anggota blok ekonomi BRICS. Hal tersebut diungkapkan Menteri Luar Negeri RI Sugiono saat menghadiri KTT BRICS Plus di Kazan pada 23-24. Oktober 2024.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rolliansyah Soemirat mengatakan, status Indonesia saat ini adalah negara kepentingan atau negara yang ingin bergabung. Setidaknya, kata Roy, ada tiga kategori status sebelum menjadi anggota blok tersebut.
“Dari pemahaman kami, berdasarkan pedoman yang berlaku di kalangan anggota BRICS, terdapat beberapa kategori keanggotaan atau proses menuju keanggotaan, yaitu pertama negara berminat, kedua pandangan anggota, dan ketiga undangan anggota, kata Roy dalam konferensi pers di Kementerian. Kementerian Luar Negeri, Kamis (31/10/2024).
“Dengan diumumkannya keinginan tersebut, setelah (Menteri Sugiono) mengungkapkan keinginan Indonesia untuk menjadi anggota BRICS, kini kita tahu bahwa Indonesia sudah menjadi negara yang diminati,” ujarnya.
Indonesia sebelumnya telah diakui sebagai salah satu dari 13 negara mitra BRICS. Selain Indonesia, 12 negara lainnya adalah Aljazair, Belarus, Bolivia, Kuba, Kazakhstan, Malaysia, Nigeria, Thailand, Turki, Uganda, Uzbekistan, dan Vietnam.
Mitra BRICS sendiri hanya diperbolehkan untuk berpartisipasi dan berpartisipasi secara selektif dalam urusan BRICS. Mereka tetap terlibat dalam proyek-proyek internasional lainnya tetapi tanpa komitmen penuh terhadap Uni Eropa.
Mitra baru BRICS mempunyai kemungkinan untuk menjadi anggota penuh di masa depan. Namun mereka tidak segera ditunjuk karena alasan tertentu yang hanya diketahui oleh blok yang dipimpin oleh Vladimir Putin.
BRICS adalah kelompok informal yang anggotanya berasal dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Kelompok ini pertama kali didirikan pada tahun 2006 untuk membahas isu-isu global terkini. Keanggotaannya diperluas pada tahun 2023 dengan penambahan Ethiopia, Iran, Mesir dan Uni Emirat Arab (UEA). (sef/sef) Tonton video di bawah ini: Legal! Indonesia termasuk dalam 9 negara yang setuju menjadi mitra BRICS. artikel selanjutnya NATO ingin keluar? 1 anggota resmi bergabung dengan Tiongkok dan Rusia