Batavia, ILLINI NEWS – PT Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) untuk menggunakan bahan bakar ramah lingkungan dalam penambangan. Pertamina menawarkan minyak nabati hydrotreated (HVO) atau solar Pertamina yang dapat ditingkatkan untuk aplikasi yang lebih menuntut.
Langkah ini, sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) pada bulan September lalu, menempatkan PT Vale sebagai contoh dalam produksi HVO pada operasional alat berat di industri pertambangan, sehingga mendukung tujuan Indonesia menuju Net Zero 2006.
General Manager Pemasaran dan Bisnis PT Pertamina Patra Niaga Maya Kusmaya mengatakan pemanfaatan HVO, Pertamina Renewed Diesel tidak hanya menjadi solusi pangan berkelanjutan, namun juga mendukung operasional operasional penambangan.
“Hal ini juga sejalan dengan tujuan pemerintah dan kantor kami untuk mencapai swasembada energi, dimana produk-produk HVO sendiri bernilai lebih dari 99% TKDN. Kami berharap kerja sama ini dapat mendorong pihak lain untuk beralih ke energi bersih untuk kebutuhan energi. masa depan yang lebih baik”, katanya. dan Maya pada hari Jumat. (8/11/2024)
Abu Ashar, Director & General Manager Operations and Infrastructure Manager PT Vale, menegaskan program ini sejalan dengan strategi kuat perusahaan dalam mengurangi polusi dan mengurangi jejak karbon. “Penggunaan HVO merupakan langkah penting dalam mencapai tujuan dekarbonisasi kami. Selain meningkatkan efisiensi, minyak ini membantu mengurangi dampak lingkungan secara signifikan. Kami bangga menjadi pemimpin inovasi pertambangan di Indonesia,” ujarnya.
Dalam uji coba, dua truk pertambangan, Komatsu dan Eruca, menggunakan HVO untuk mengurangi emisi hingga 70% dan emisi hingga 80% dibandingkan solar konvensional.
Dalam sambutannya, Product Support Manager PT Tractores Junctus Tbk, Idot Supriadi menyampaikan bahwa HVO dapat melindungi kinerja mesin dan mendukung kinerja jangka panjang.
Idot mengatakan: “Kami melihat HVO dapat memproduksi peralatan pertambangan sekaligus menghasilkan nol emisi. Hal ini tentunya sangat berguna untuk menjaga operasional penambangan berat kami, dan ini juga merupakan salah satu tanggung jawab kami adalah menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan.” Supriade.
Selain itu, Product Support Officer PT Trakindo Utama, Semuel Tikupadang juga menekankan pentingnya bahan bakar terbarukan seperti HVO untuk menjaga lingkungan.
“Kami bangga bisa terlibat dalam kasus ini dan melihat sendiri bagaimana HVO dari minyak Pertamina Patra Niaga dapat meningkatkan efisiensi dan kinerja mesin truk roket yang kami produksi. Juga dari hasil pengujian, produk ini 100% kompatibel. Artinya bahwa tidak perlu menyimpan suku cadang atau lainnya. “Ini adalah langkah besar menuju lebih perlindungan lingkungan”, Sinergi Pertamina-Vale dari HVO di industri pertambangan Video Artikel Berikutnya: Wow Laba PIS Meningkat 103% di 1H-2024