ILLINI NEWS Jakarta, Indonesia – Proses memastikan pemenuhan hak -hak PT oleh Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Yassierli Sri Rengeki Isman TBK (Sitex) staf berada dalam kondisi baik setelah perusahaan menyatakan kebangkrutan. Ketika mengunjungi pabrik Sritex secara langsung, ia menekankan bahwa situasinya masih bagus.
“Alhamdulillah, hari ini saya menghadiri Pt Sritex untuk mengamati dan memastikan pemenuhan hak -hak karyawan, dampaknya pada tim kebangkrutan PT Sritex,” kata Yassierli.
Dia mengatakan bahwa karena banyak orang diumumkan pada tanggal 26 Februari 2025, dia mengatakan bahwa pemerintah pusat dan daerah, pekerjaan BPJ, tim dan staf cast telah mengambil tindakan cepat untuk mengatasi masalah tenaga kerja. Salah satu tujuan utama adalah untuk memberikan hak karyawan seperti Asuransi Lansia (JHT), Kehilangan Tenaga Kerja (JKP), dan Asuransi Kesehatan.
Yassierli mengatakan membayar hak -hak pekerja yang dipengaruhi oleh Pt Sritex sepenuhnya selesai. “Alhamdulillah, pengembangan hampir 100% dan kami terlihat lurus,” katanya.
Selain itu, ia juga memperkenalkan kabar baik kepada mantan staf Sritex. Dia mengatakan jumlah mantan pekerja telah menandatangani perjanjian kerja dengan investor baru yang akan melanjutkan bisnis PT Sritex.
Yassierli mengatakan proses perekrutan disebabkan oleh kepentingan investor yang ingin mengembalikan aktivitas PT Sritex. Tim kurator juga menawarkan peluang bagi investor yang ingin mengakuisisi perusahaan.
“Tentu saja, ini tentu saja tidak dapat dikecualikan dari peran tim kurator, yang membuka peluang bagi investor untuk mengoperasikan kembali.
Dia juga berterima kasih kepada semua pihak atas kerja sama mereka, yang mengambil tindakan cepat untuk mengatasi dampak kebangkrutan perusahaan. “Aku sangat berterima kasih atas kolaborasi yang luar biasa, melihat semuanya langsung di sini.”