JAKARTA, ILLINI NEWS – Elon Musk baru-baru ini menggugat CEO OpenAI Sam Altman. Selama penyelidikan, email yang dikirim dari awal OpenAI terungkap di pengadilan.
Email tersebut mengungkapkan ketegangan mengenai siapa yang akan mengendalikan perusahaan AI.
Dalam salah satu email awal yang dikirimkan sebagai bukti persidangan Musk terhadap Altman, pendiri OpenAI Ilya Sotskur mengkritik Musk karena terlalu egois dalam menjalankan perusahaan.
Ia juga menyampaikan pendapatnya tentang bahaya yang dapat ditimbulkan oleh kecerdasan umum buatan (AGI) bagi manusia di masa depan.
Sutskever menulis kepada Musk pada September 2017, seperti dikutip dalam Futurism, Kamis (21/11/2024): “Struktur saat ini memberi Anda jalan di mana Anda berakhir dengan kendali sepihak atas AGI yang akan Anda miliki.”
“Anda telah menyatakan bahwa Anda tidak ingin mengendalikan AGI, tetapi melalui negosiasi ini Anda telah menunjukkan kepada kami bahwa kendali penuh sangat penting bagi Anda. Misalnya, Anda mengatakan bahwa Anda harus menjadi CEO di perusahaan baru agar semua orang tahu itu. kamu yang bertanggung jawab.” “Padahal kamu juga pernah bilang tidak suka jadi CEO dan lebih memilih tidak jadi CEO,” lanjutnya.
Perlu dicatat bahwa email tersebut dikirim kurang dari enam bulan sebelum Musk mengundurkan diri dari OpenAI karena perbedaan pendapat mengenai cara perusahaan menghasilkan uang, yang juga menjadi inti gugatan Musk terhadap Altman.
“Kami prihatin bahwa ketika perusahaan benar-benar beralih ke AGI, Anda memutuskan untuk mempertahankan kendali mutlak atas perusahaan tersebut, meskipun Anda berniat sebaliknya,” tulis Sutskever.
Seperti yang ditunjukkan dalam email peringatan yang dikirim Musk, dia punya banyak alasan untuk khawatir.
“Tujuan OpenAI adalah membangun masa depan yang baik dan menghindari tirani AGI,” tulisnya.
“Anda khawatir Demis [Hasabis, pendiri laboratorium kecerdasan buatan DeepMind Google] akan menciptakan kediktatoran AGI. Kami juga demikian. Jadi, menciptakan sebuah organisasi di mana Anda bisa menjadi diktator jika Anda mau adalah ide yang buruk, terutama mengingat kita bisa menciptakan struktur lain yang mencegah kemungkinan ini.” (dem/dem) Tonton video di bawah ini: Video: Musk Bangun Robotaxi, Tesla Hentikan Produksi Mobil Listrik Baru Juni Artikel Selanjutnya Tahun 2024, Elon Musk Pecat 121.000 Karyawan Tesla