Jakarta, ILLINI NEWS – PT Pertamine (PERSO) saat ini sedang mempersiapkan strategi untuk penggunaan gas alam. Salah satunya adalah pengembangan jaringan infrastruktur gas.
Presiden Peramin Vico Mangoro mengatakan pengembangan jaringan gas pipa sangat penting untuk mengoptimalkan sumber daya gas yang ada. Karena kemampuan produksi gas nasional saat ini masih 1,5 kali lebih dari permintaan.
“Ini berarti masih ada sekitar 50%yang masih digunakan untuk pengguna asing.
Seperti diketahui, gas Pt Perusahan Negara TBK (PGN), karena gardu gas pertamina meningkatkan kapasitas operasi dan memperluas cakupan gas alam untuk mendukung infrastruktur energi di Indonesia.
Pada saat yang sama, hingga kuartal ketiga tahun 2024, berbagai proyek strategis terus bekerja untuk memperkuat kontribusi Pign terhadap energi masa depan negara itu.
Direktur manajemen PNG ARIF SETIUVAN HANDOCO telah mengidentifikasi beberapa proyek utama yang saat ini dalam fase implementasi. Salah satunya adalah konstruksi infrastruktur gas alam – Cilicap.
“Konstruksi pipa ini terus menggunakan fase 2 dari pipa Cyrebon – Semarang terhadap Cilicap Ru IV Factory Project.
Tegal Pubs – Cilicap kemungkinan akan memperluas infrastruktur gas alam untuk mencapai sisi selatan minggu ini dan pipa pengguna lain untuk meningkatkan penggunaan gas alam.
Sejauh ini, proyek ini sedang mempersiapkan persiapan kontrak perdagangan antara PGN dan PT Kilang International Pertamine, kinerja makanan dan manajemen lisensi.
“Proyek berikut adalah Cikampek – Petroon Petroleum Transport sebagai kerah yang diadaptasi.