JAKARTA, ILLINI NEWS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat pada awal sesi perdagangan I Kamis (16/10/2024), dimana pasar akan kembali mengikuti sentimen global hari ini.
Pada awal perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat 0,21% di 7.665,05. Empat menit setelah saya membuka sesi, IHSG sedang tren naik 0,3% ke 7.671,68.
Pada awal sesi pertama hari ini, nilai transaksi indeks mencapai sekitar Rp 541 miliar dengan volume transaksi 2,6 miliar saham dan 54.207 transaksi.
Sentimen berbeda akan mewarnai laju perdagangan IHSG hari ini. Secara khusus, pasar menunggu pengumuman kondisi perekonomian dari data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.
AS akan merilis data klaim pengangguran untuk klaim pengangguran awal dan saat ini. Angka tersebut nantinya akan menjadi pertimbangan bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/Fed) dalam menentukan suku bunga acuannya di masa depan dari perspektif data ketenagakerjaan.
Jika semakin banyak orang yang mengaku menganggur, kemungkinan besar The Fed akan menurunkan suku bunga.
FYI, dalam dokumen Summary Economic Projections (SEP), masih ada peluang bagi The Fed untuk memangkas suku bunga acuannya sebanyak total 50 basis poin (bps) pada Desember 2024.
Setelah itu, pelaku pasar juga akan fokus pada pengumuman pertumbuhan Tiongkok Q3 2024 pada hari Jumat.
Produk domestik bruto (PDB) diperkirakan tumbuh 4,5% pada kuartal ketiga dibandingkan tahun sebelumnya, turun dari 4,7% pada kuartal kedua dan terlemah sejak kuartal pertama tahun 2023, menurut survei yang dilakukan antara 27 September dan Oktober . Ini mungkin akan terjadi. 15.
Sekali lagi, perekonomian Tiongkok diperkirakan akan tumbuh sebesar 4,8% pada tahun 2024, di bawah target pemerintah, dan pertumbuhan dapat melambat menjadi 4,5% pada tahun 2025, menurut jajak pendapat Reuters, sehingga tetap memberikan tekanan pada para pengambil kebijakan.
Sebelumnya, pada kuartal II-2024 tercatat perekonomian tumbuh sebesar 4,7 persen secara tahunan. Ini merupakan pertumbuhan tahunan terlemah sejak kuartal pertama tahun 2023, di tengah penurunan sektor aset yang berkepanjangan, lemahnya permintaan domestik, lemahnya yuan, dan ketegangan perdagangan dengan negara-negara Barat.
Angka-angka terbaru ini muncul ketika Partai Komunis memulai sidang pleno ketiga, sebuah peristiwa politik penting di mana serangkaian langkah reformasi kemungkinan besar akan dilaksanakan, bersama dengan rekomendasi untuk langkah-langkah dukungan lebih lanjut guna mempercepat pemulihan.
Tiongkok dapat mengumpulkan tambahan 6 triliun yuan ($850 miliar) dalam bentuk obligasi khusus pemerintah selama tiga tahun untuk merangsang perekonomiannya yang lesu.
Sementara dari dalam negeri, presiden baru terpilih Prabovo Subiano hari ini akan memberikan pengarahan kepada para calon wakil menteri, setelah sebelumnya Prabovo memberikan pengarahan kepada para calon menteri kemarin.
Kegiatan ini dimulai pada pukul 09.00 WIB. Mulai dari , akan digelar di rumah Prabowo di Hamblung, Kabupaten Bogor.
Riset ILLINI NEWS (chd/chd) Simak video di bawah ini: Video: IHSG Kembali Kuat, Kembali ke 7.100 Artikel Selanjutnya IHSG menguat 1,33% ke 7.129 di sesi I meski minim sentimen