Jakarta, ILLINI NEWS -Warga negara tampaknya tidak senang dengan rencana Presiden Donald Trump yang ingin mendapatkan 50 % saham Tiktok saat menyimpan Amerika Serikat (AS).
Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan perusahaan harus menentukan operasi dan akuisisi dan sesuai dengan hukum Tiongkok.
“Amerika Serikat harus mendengarkan suara dan menyediakan lingkungan bisnis yang terbuka, adil dan non -demokratis untuk perusahaan di semua negara,” kata juru bicara Guuo Jiakun yang dipinjam dari CNN International, Kamis (23 Januari 20125).
Beberapa jam kemudian di kantornya pada hari Senin (20/1) minggu ini, Trump mengeluarkan misi yang menunda 75 hari setelah implementasi undang -undang kontroversial, yang menuntut Tiktok untuk dilarang di Amerika Serikat kecuali mereka menjual pembeli dari Amerika atau salah satu sekutu mereka.
Dalam beberapa hari terakhir, Trump mengumumkan bahwa mereka terbuka untuk sebuah perusahaan Amerika yang membeli setengah dari saham Tiktok dan melakukan konsorsium 50-50 dengan pemiliknya saat ini dari Bedance, China.
Usaha patungan dengan perusahaan AS dengan 50 % saham Tiktook akan melunakkan aturan hukum, yang mengharuskan Tiktok untuk mencegah tim kecuali lateralitas dijual kepada pembeli dari Amerika atau salah satu sekutunya. Meskipun belum jelas apakah Parlemen AS atau Tiktok dapat diterima.
Di media sosial China, proposal Trump untuk mengelola 50% saham Tiktok.
Puluhan juta pengguna platform media sosial Weibon memulai demonstrasi dengan menyoroti tindakan Trump dengan “perampokan” pemerintah AS.
“Apple dan Teslan juga harus memberikan lebih dari 50% saham mereka kepada perusahaan Cina,” kata satu komentar dengan ribuan kekasih.
“Kami membutuhkan 50%check in nvidia!” Kata pemuda lainnya, merujuk pada produsen chip AS.
“China tidak membiarkan kelinci berlutut,” komentar yang lain, merujuk pada ibu tiktok -in -in.
“Perampokan tidak mengubah karakternya hanya karena berubah dari 100%menjadi 50%,” komentar itu menambahkan. (Fab/Fab) Tonton video berikut: Video: AI Technology Mendorong Penjualan Sektor FMCG Selama E -Commerce Artikel berikutnya Sinyal Trump untuk Membatalkan Blok Tiktok, mengungkapkan aplikasi Cina