Jakarta, ILLINI NEWS – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menggarisbawahi pentingnya bagaimana mengembangkan industrialisasi setelah keberhasilan home downflow.
Anggota, Septa Hario Seto menjelaskan bahwa ada tiga cara untuk mendukung pengembangan industrialisasi setelah keberhasilan pengembangan downflow di Indonesia.
Di antara mereka, politik harus sinkron. Dalam hal ini dalam konteks bisnis, investasi dan insentif. “Jika tidak, maka itu akan berlanjut perlahan. Kami mengatakan bahwa pada saat itu semua sinonim dibuat. Kementerian lisensi memiliki rencana stimulus yang baik, maka kawasan industri kami dibuat, lisensi lokal dan lainnya diselesaikan.
Tidak hanya itu, transfer teknologi juga harus dipertimbangkan, misalnya China telah menawarkan respons publik terhadap katoda baterai selama beberapa hari. LFP ada di Cina, di mana baterai listrik dipatenkan.
“Kami masih dapat mendorong NCM, misalnya Korea yang baik, teknologi rumah juga dapat bekerja,” jelas Seto.
Seto telah memberi contoh, ada proyek investasi dalam kelompok grup, yang merupakan HPAL, yang tidak berasal dari paten Cina tetapi dari Indonesia. “Ini kami sukai untuk NCM, kami perlu menangkap peluang seperti LFP di Kendal, yang menawarkan dari paten luar China. Indonesia adalah yang terbesar untuk katoda LFP. Indonesia telah memasuki investasi tetapi tidak di rumah.”
“Satu hal lagi, jika Anda ingin mendorong kejatuhan, kami perlu mengetahui nilai tambah,” tonton video di bawah seto (PGR/PGR): Video: Pengidentifikasi mental yang mengekspresikan strategi yang beradaptasi dengan industrialisasi di RI, sekarang langsung! Buka Downflow untuk melakukan emas Indonesia