Jakarta, ILLINI NEWS – Wakil Presiden Badan Permusyawaratan Publik Republik Indonesia Eddy Soeparno menjadi keynote speaker pada konferensi COP29, Baku, Azerbaijan, bertema “Mendorong Revolusi Terbarukan: Menghadirkan Ambisi Energi Terbarukan Indonesia”.
Dalam sambutannya, Eddy menjelaskan tujuan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8%. Tujuan tersebut, menurut Eddy, membutuhkan energi terbarukan hingga 3.700 GW, “kata Eddy. Hal ini akan berdampak besar terhadap udara bersih dan polusi,” lanjutnya. Di sisi lain, masih terdapat permasalahan yang perlu dihadapi dalam pengembangan energi terbarukan, baik terkait regulasi, investasi, dan teknologi. “Makanya kita sekarang punya Komite VII dan Komite ini perlu dikembangkan,” ujarnya. Saat itu, Eddy juga menyinggung komitmen Prabowo untuk menjamin ketahanan energi di Indonesia. “Kita tahu, topik utama COP ini terkait dengan Presiden. Proyek Prabowo yang pertama meningkatkan ketahanan energi Indonesia, Yang kedua adalah melaksanakan pembangunan berkelanjutan, yakni tetap menjaga prinsip-prinsip. Ia mengatakan, “Masalah iklim masih perlu diselesaikan.” (miq/miq) Simak video berikut ini: COP29 Ditutup, Apa Dampak RI Ambil BBM dan Gas, Salah Siapa?